Aktivasi Akun Belajar.id, Perankan Aksimu, Tunjukkan Kreasimu

Read Time:3 Minute, 38 Second

Salah satu program prioritas yang saat ini sedang dijalankan Kemendikbud Ristek adalah program sekolah penggerak. Ini sebuah program katalis untuk mempercepat terwujudnya mimpi dan harapan terhadap kemajuan pendidikan di Indonesia.

Dalam Webinar: Aktivasi Akun Belajar.id, Perankan Aksimu bersama Direktorat Sekolah Dasar, Kemendikbudristek, Rabu 8 September 2021, Ririn Yuniasih, Ph.D., Tim Direktorat Pembinaan GTK PAUD memaparkan, program sekolah penggerak ini ada 5 intervensi yang saling terkait. Semua tidak bisa dipisahkan dan harus dilakukan di sekolah.

Pertama pendampingan konsultatif dan asimetris. Setelahnya penguatan SDM sekolah, pembelajaran dengan paradigma baru, perencanaan berbasis data dan digitalisasi sekolah. Poin kelima inilah yang menjadi concern utamanya.

[artikel number=3 tag=”info-pendidikan”]

“Tidak ada negara yang sekompleks Indonesia termasuk juga dengan dunia pendidikannya. Makanya dengan digitalisasi sekolah ini kita berharap untuk meminimalisasikan kompleksitas yang dihadapi agar terekspos dan terwujud dan mudah dilakukan melalui platform digital,” paparnya.

Platform digital sendiri merupakan platform yang dapat digunakan guru dan peserta didik untuk mengakses bahan ajar, baik berupa buku teks maupun non teks. Kemudian ada juga modul ajar, RPP, berbagai hal untuk kebutuhan resources sumber daya para tenaga kependidikan dalam melakukan pembelajaran.

“Dan yang lebih menariknya dalam platform digital kita ini ada brand new yaitu platform Merdeka Mengajar,” ujar Ririn.

Dengan platform Merdeka Mengajar ini, lanjut Ririn, guru akan lebih mudah dalam mengajar maupun dalam belajar. Dan itu dapat dilakukan secara mandiri. Jadi Merdeka Mengajar lebih dekat kepada kemandirian.

“Platform Merdeka Mengajar ini lebih mudah diakses dengan cepat. Guru juga dapat banyak kesempatan untuk terus meningkatkan kemampuan pembelajarannya,” imbuh Ririn.

Baja Juga :  Direktorat Sekolah Dasar Gelar Happy Monday untuk Anak-Anak Indonesia

Dalam platform tersebut, tersedia guru belajar dan berbagi sebagai tempat bertemunya guru-guru hebat dari berbagai bidang di seluruh Indonesia. Semuanya bisa mengikuti ragam seri belajar serta berbagai ragam untuk bentuk pembelajaran.

[artikel number=3 tag=”anbk”]

Ayo Guru Belajar merupakan gerakan di mana setiap guru bisa mengikuti program pembelajaran GTK secara daring. Sedangkan Ayo Guru Berbagi merupakan gerakan kolaborasi pemerintah guru komunitas dan penggerak pendidikan untuk bergotong-royong berbagi ide dan praktik baik melalui rencana pelaksanaan pembelajaran atau RPP, artikel, video pembelajaran dan aksi webinar.

“Baik Ayo Guru belajar maupun Ayo Guru Berbagi hadir sebagai fasilitas belajar dan berbagi agar anak-anak Indonesia mendapatkan pendidikan terbaik dari guru terbaik karena kami percaya semangat guru Indonesia semangat guru belajar dan berbagi,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Steven tim dari Google Certified Coach REFO juga menyampaikan Merdeka Mengajar juga sangat berkaitan dengan akun belajar.id. Selain itu, kata Steven, para tenaga pendidik dan pelajar bisa mengakses secara gratis akun pembelajaran belajar.id ini. Sejauh ini, lapornya, sudah banyak yang mengaktivasi akun belajar id. Kabar baiknya, ada beberapa updating terutama bagi Sekolah Dasar di mana  ke depan akan ada untuk anak kelas 1 sampai kelas 6.

“Ini sangat luar biasa sekali bahkan tidak hanya semua siswa di jenjang SD,  SMP, SMA, SMK dan SLB bahkan yang terbaru ke depannya nanti akan ada untuk jenjang PAUD. Jadi ke depannya anak-anak diajarkan bagaimana belajar dengan akun pembelajaran,” papar Steven.

Karena sedang menyiapkan akun belajar.id untuk peserta didik, oleh karena itu saat ini tim terus melengkapi untuk guru-guru terlebih dahulu, kata Steven. Hal tersebut agar siswa bisa diarahkan terutama jenjang PAUD dan SD. Berita baiknya, tidak hanya tenaga kependidikan saja yang dapat mengakses akun pembelajaran tersebut, namun juga pegawai Kementerian bahkan sampai Dinas Pendidikan akan mendapatkan akun pembelajaran.

Baja Juga :  Tinjau Pelaksanaan PTM Terbatas, Direktur SMP Minta Peserta Didik Langsung Pulang Usai Tatap Muka di Sekolah

[artikel number=3 tag=”sd”]

“Jadi kita ingin sekali semuanya bisa mengakses layanan ini. Teknologi memang tidak akan menggantikan guru hebat. Tapi teknologi di tangan guru yang hebat akan menjadi transformasional,” imbuhnya.

Sementara itu, Muhammad Nasir, S.Pd, MT Tim Pengembang SIM PKB, juga turut menjelaskan terkait SIM PKB. Ini merupakan sebuah sistem yang terintegrasi secara besar dengan sistem-sistem yang ada di Kemendikbud Ristek.

Muhammad Nasir juga menjelaskan akun belajar.id yang selama ini tengah digencarkan dapat terintegrasi dengan SIM PKB. Caranya dengan melakukan login ke platform GTK belajar kemdikbud.go.id. Setelah itu kemudian pengguna dapat menekan akun personal. Setelah berhasil login yaitu masuk ke akun SIM PKB. Pengguna dapat melihat tulisan data personal dan integrasi layanan.

[artikel number=3 tag=”sma”]

“Nah, dalam integrasi layanan ini bapak Ibu pilih selengkapnya kemudian di sini integrasi layanan yang tersedia belajar.id. Nanti di sana ada pilihan tidak terpaut dan tautkan, nanti Ibu dan Bapak harus mengklik link tautkan. Setelah ditakutkan kemudian klik akun kita yang sudah ditautkan. Nah, ini nanti akan langsung diberitahu tertautkan dengan SIM PKB,” jelasnya. (*)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )