Penyusunan Modul SMP Terbuka Tahun 2021 Memasuki Tahap Reviu

Read Time:2 Minute, 37 Second

Mengingat pentingnya modul sebagai bahan ajar yang mendukung dalam proses pembelajaran SMP Terbuka, maka Direktorat Sekolah Menengah Pertama melalui Subbidang Layanan Khusus Bidang Tata Kelola tahun ini menyusun modul untuk SMP Terbuka kelas VIII dan kelas IX dimana pada 26 – 28 Agustus 2021 lalu telah memasuki tahap reviu.

Adapun tahap reviu modul SMP Terbuka yang tengah disusun bertujuan untuk memastikan bahwa materi yang tertuang pada modul sesuai struktur dan standar yang telah dirancang oleh Direktorat SMP. Kegiatan ini melibatkan tim reviewer sebanyak 18 orang dari latar belakang guru jenjang SMP dan tim pengarah dari Direktorat SMP..

Koordinator Bidang Tata Kelola, Dr. Eko Susanto, M.Si menyampaikan tujuan penyusunan modul SMP Terbuka Kelas VIII dan IX Tahun 2021. Penyusunan modul bertujuan untuk menyediakan bahan pembelajaran bagi peserta didik SMP Terbuka yang dapat dipelajari secara mandiri dan tentunya sesuai dengan kurikulum  yang berlaku. Selain itu, modul ini juga disusun sebagai perangkat pendukung pembelajaran bagi guru bina dan guru pamong guna meningkatkan kualitas mutu pembelajaran SMP Terbuka.

Lebih lanjut, Direktur SMP, Drs. Mulyatsyah, MM dalam pengarahannya menyampaikan bahwa Modul pembelajaran merupakan bagian dalam program afirmasi. Modul tersebut bisa dimanfaatkan oleh semua sekolah jenjang SMP. Modul sebagai panduan untuk membantu guru dalam pembelajaran.

Suciati, M.Pd, Guru IPS SMPN 53 Bandung sebagai salah satu penulis yang terlibat dalam proses penyusunan modul SMP Terbuka menjelaskan perbedaan mendasar antara modul SMP Terbuka dengan buku pelajaran lain yang juga dikeluarkan oleh Kemendikbudristek.

“Karena peserta didik SMP Terbuka memiliki keterbatasan waktu belajar, maka modul dirancang untuk menyederhanakan materi dari buku yang dikeluarkan Kemendikbudristek sebelumnya. Dalam modul ini terdapat lebih banyak pembelajaran, sehingga mereka diharapkan terjadi proses belajar dimana mereka juga harus menggali kemampuan secara mandiri,” terang Suciati

Baja Juga :  Direktur Sekolah Dasar Apresiasi Program Guru Keliling Kabupaten Polewali Mandar

“Modul ini memudahkan mereka untuk belajar karena ada aktivitas, ada tugas, rangkuman yang juga memperkuat pemahaman, dan diakhiri dengan tes formatif. Kami juga hanya menuliskan materi yang esensial dan harus dikuasai oleh siswa. Dengan begitu, diharapkan mereka dapat lebih memahami materi yang dipelajari secara mandiri,” imbuh Suciati.

Satar, M.Pd,  salah satu reviewer mata pelajaran PPKN Kelas 9 dari SMPN 45 Jakarta yang turut terlibat dalam kegiatan ini, mengungkapkan beberapa hal dari hari reviu modul SMP Terbuka Kelas VIII dan IX tahun 2021 yang telah disusun. “saya rasa hanya pada teknik penulisan. Karena tim penulis latar belakangnya adalah guru, kalau dari sisi materi saya rasa mereka sudah biasa, namun ketika menuangkannya dalam bentuk materi modul terjadi sedikit kendala seperti penulisan yang belum sesuai kaidah bahasa, terjadi pengulangan kata yang kurang bermakna, dan lain-lain,” ungkap Satar.

Pada kegiatan ini, tim reviewer yang terdiri dari guru bidang studi melakukan reviu isi modul yang kemudian dipresentasikan dan didiskusikan bersama narasumber pengarah dari Direktorat SMP.

“Hingga saat ini, modul yang sudah berhasil disusun oleh tim penulis telah mencapai 91% dan diharapkan dalam beberapa waktu kedepan semua modul selesai disusun dan siap untuk dipublikasikan. Semoga modul-modul yang dihasilkan bisa bermanfaat untuk tidak hanya untuk SMP Terbuka, namun juga bagi sekolah yang memberikan layanan khusus lainnya seperti SMP Satu Atap, CLC, dan SMP yang berada di daerah terpencil, tertinggal, terdepan” pungkas Sukma Indira Sub Koordinator Layanan Khusus menutup kegiatan reviu modul SMP Terbuka Kelas VIII dan IX Tahun 2021.

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )