Produsen Kopi Indonesia Berpeluang Besar Meningkatkan Ekspor Ke Pasar Arab Saudi

Produsen Kopi Indonesia Berpeluang Besar Meningkatkan Ekspor Ke Pasar Arab Saudi

Read Time:1 Minute, 45 Second
Hal ini terlihat pada kegiatan kegiatan Coffee Cupping “Roast of Indonesia” yang diadakan oleh KBRI Riyadh pada tanggal 9 Juli 2021, di Hotel Grand Hyatt, Al Khobar, Arab Saudi. Sebanyak 22 orang pemilik dan pengusaha cafe serta roastery kota Khobar, Dammam, Riyadh, Qassim dan Qatif berkesempatan mencoba sample biji kopi dari berbagai daerah di Indonesia antara lain Bali, Aceh, Toraja, dan Flores.

Kegiatan juga diikuti secara daring oleh para exportir pemilik sample kopi di Indonesia, agar terjadi kontak bisnis langsung dengan pengusaha Saudi yang tertarik mengimpor biji kopi dari Indonesia.

Berbeda dengan acara sebelumnya pada bulan April di Riyadh, KBRI kali ini mempromosikan 10 jenis kopi, 3 diantaranya natural. Hal ini guna memenuhi minat pasar kopi Arab Saudi yang lebih menyukai beans natural.

Selama ini pasar biji kopi natural Arab Saudi masih dikuasai biji kopi dari benua Afrika antara lain dari Ethiopia dan Uganda. Namun, disampaikan salah satu pemilik roastery, beans washed biji kopi asal Indonesia juga tersedia dan cukup bersaing di Arab Saudi.

Diakui oleh beberapa pemilik cafe & roastery, meskipun beans asal Indonesia selama ini sebetulnya sudah cukup lama dikenal dan menjadi favorit penikmat kopi Arab Saudi, sayangnya banyak pengusaha kopi mendapatkannya biji kopinya melalui pihak ketiga dengan jumlah yang tentunya terbatas.

Kegiatan ini diharapkan dapat meringkas rantai kesediaan (supply chain) kopi asal Indonesia sehingga pemilik café dan roastery biji kopi di Arab Saudi bisa mendapatkan langsung dari produsen, dan pada gilirannya semakin meningkatkan nilai ekspor kopi Indonesia ke Arab Saudi.

Ketika ditanyakan kesan-kesan mengikuti kegiatan ini, para pemilik café dan roastery yang ikut sangat mengapresiasi kesempatan untuk mencicipi langsung biji kopi berkualitas dari produsen-produsen asal Indonesia, serta kesempatan untuk berhubungan langsung dengan produsen-produsen biji kopi tersebut.

Baja Juga :  Bahan Renungan Pidato B. J. Habibie

Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat diadakan lagi dengan mengundang lebih banyak produsen kopi dan jenis kopi yang ada di Indonesia.

Konsumsi kopi per kapita di Arab Saudi tercatat 1,79 kg. Pasar kopi Arab Saudi pada tahun 2021-2027 diperkirakan akan mengalami pertumbuhan rata-rata sebesar 6,2%. Tentu saja hal ini merupakan peluang besar bagi Indonesia untuk dapat memperkokoh posisinya di pasar kopi Arab Saudi.​

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )