Sinergi Kemendikbudristek dengan Danone Indonesia Tingkatkan Mutu Pendidikan Indonesia

Sinergi Kemendikbudristek dengan Danone Indonesia Tingkatkan Mutu Pendidikan Indonesia

Read Time:4 Minute, 28 Second

Sebagai upaya mendukung akses pendidikan bagi anak-anak yang memiliki tantangan di berbagai daerah di Indonesia, Danone Indonesia melalui PT Sarihusada Generasi Mahardhika menjalin kemitraan dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang dituangkan dalam sebuah Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Dukungan Akses Pendidikan Jarak Jauh dan Peningkatan Nutrisi Bagi Peserta Didik.

Penandatangan kerja sama ini dilakukan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Jumeri, S.TP., M.Si., bersama Vera Galuh Sugijanto, Vice President General Secretary Danone Indonesia yang turut disaksikan secara terbatas oleh jajaran manajemen kedua belah pihak, Jumat, 17 September 2021.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Jumeri, S.TP., M.Si mengatakan, peningkatan akses dan kualitas pendidikan merupakan salah satu prioritas penting pemerintah sebagai upaya  untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul untuk Indonesia maju. Untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak, baik dari pemerintah, swasta, maupun seluruh lapisan masyarakat, agar memiliki kesadaran dan tanggung jawab bersama untuk ikut berkontribusi dengan perannya masing-masing.

“Oleh karenanya, Kemendikbud Ristek senantiasa membuka kesempatan kepada berbagai pihak untuk bekerja sama dalam rangka memajukan pendidikan di Indonesia. Salah satunya dengan Danone Indonesia. Kerja sama dalam peningkatan kualitas belajar serta layanan pendidikan ini merupakan salah satu contoh praktik baik kemitraan pemerintah dan sektor usaha untuk mendukung pendidikan anak-anak Indonesia guna mewujudkan Merdeka Belajar,” ujar Jumeri saat memberikan sambutan.

Jumeri melanjutkan, pandemi telah membawa dampak besar bagi seluruh sektor, termasuk dunia pendidikan. Padahal, pendidikan merupakan pilar penting dalam mengubah masa depan suatu bangsa, dan harus dilakukan sejak anak berusia sedini mungkin.

Baja Juga :  Twibbon Hari Palang Merah Indonesia (PMI) Tahun 2021

“Selain itu, kondisi saat ini masih menunjukkan bahwa 9 dari 10 anak Indonesia masih menghadapi tantangan, termasuk dalam pemenuhan akses pendidikan dan juga nutrisi. Jika tidak ditangani dengan cepat, kondisi tersebut dapat mengancam kemajuan masa depan anak Indonesia, terutama mereka yang berada dalam kondisi yang kurang beruntung. Oleh karena itu, kami sangat menyambut baik kerjasama dari PT Danone Indonesia,” tutupnya.

Vera Galuh, VP General Secretary Danone Indonesia juga turut menyambut baik kerjasama tersebut. Ia mengatakan, kerja sama ini merupakan salah satu upaya merefleksikan visi Danone Indonesia yaitu ‘One Planet, One Health’. Selain itu, kerjasama ini merupakan kelanjutan kerjasama yang sudah dijalin pada 2020.

“Kerjasama ini tujuannya sama dengan tahun yang lalu untuk meningkatkan kapasitas pendidikan di Indonesia. Yang membedakan adalah kali ini kita lebih menyuarakan gerakan sosial Ayo Tunjuk Tangan. Dengan program Ayo Tunjuk Tangan kita bisa memberikan akses pendidikan yang lebih baik kepada anak-anak Indonesia. Karena kalau ingin anak-anak Indonesia sukses, itu butuh nutrisi yang baik dan juga akses pendidikan yang baik,” kata Vera.

Ia berharap dengan adanya kegiatan kerjasama ini dapat memberikan manfaat yang dirasakan penerima bantuan yaitu anak-anak di Indonesia. Harapan lainnya, ini bisa memberikan inspirasi dan ajakan kepada semua lapisan masyarakat untuk turut bergotong royong membantu pendidikan anak-anak Indonesia. Vera juga mengimbau masyarakat untuk ikut gerakan Ayo Tunjuk Tangan. Dengan kolaborasi, bisa sama-sama berjuang membebaskan anak-anak dari ketertinggalan, nutrisi dan infrastruktur yang tidak layak.

“Kami berharap inisiatif yang dilakukan ini dapat menginspirasi para pelaku industri lainnya untuk bersama-sama dengan semangat gotong royong mengembangkan kolaborasi yang bermanfaat dalam mendukung kemajuan anak-anak Indonesia mewujudkan Indonesia maju. Salah satunya dengan memberikan dukungan akses pendidikan yang berkualitas dan inklusif sebagai prioritas kita bersama untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Dukungan kolektif seperti ini dapat mendukung upaya mempersiapkan SDM unggul untuk masa depan Indonesia ke arah yang lebih baik,” tutup Vera.

Baja Juga :  Memahami Tugas Proktor dalam Pelaksanaan ANBK

Dalam kesempatan yang sama, Sutanto, SH, MA., Sekretaris Direktorat Jenderal PAUD Dikdasmen menambahkan, bantuan kali ini direncanakan akan diberikan kepada 35 kabupaten dan kota di 13 provinsi di Indonesia. Bantuan yang diberikan antara lain modul pembelajaran, gadget atau gawai untuk siswa siswa yang membutuhkan, pemberian nutrisi, bantuan rehabilitasi sekolah dan beasiswa.

“Perbedaan kerjasama tahun lalu dengan sekarang ini cakupannya lebih luas. Sasarannya tidak hanya untuk 1 provinsi melainkan untuk 13 provinsi. Selain itu, tahun 2020 bantuannya untuk satu wilayah saja dan hanya berupa modul pembelajaran. Kalau sekarang target provinsinya banyak variasi bantuannya juga banyak,” kata Sutanto.

Ia juga berharap dengan adanya kerjasama ini bisa turut memotivasi stakeholder lain atau para pelaku usaha swasta lain untuk bisa menjalin kerjasama membangun pendidikan Indonesia yang lebih baik lagi. Selain itu, bantuannya pun diharapkan bisa diperluas dan diperbanyak lagi jenisnya sehingga bisa menyebar ke seluruh Indonesia.

“Kami di sini akan memberikan fasilitas dan mendampingi bagi para stakeholder yang ingin menjalin kerjasama untuk membangun pendidikan Indonesia menjadi lebih baik,” katanya.

Beberapa program masuk dalam ruang lingkup kerjasama Kemendikbud Ristek dengan Danone Indonesia untuk mendukung akses pendidikan dan nutrisi. Ini juga menjadi bagian dalam rangkaian gerakan sosial #AyoTunjukTangan yang juga terdiri dari berbagai inisiatif kolaboratif bersama pelaku dunia usaha lain, yaitu:

1)         Keberlanjutan dukungan pencetakan dan pendistribusian lebih dari 40.000 eksemplar Modul Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Luring Tingkat SD untuk beberapa Kabupaten/Kota yang tergolong 3T di Indonesia, yaitu Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur; Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku.

2)         Dukungan 1.500 Paket Belajar Daring dalam bentuk gawai, kuota internet, dan program belajar daring untuk anak usia SD di 25 Kabupaten.

Baja Juga :  Kain Sulam Arguci Budaya Tradisional Kesultanan Banjar, Dilestarikan SMP Terbuka Astambul

3)         Rehabilitasi 10 bangunan fasilitas pendidikan Sekolah Dasar untuk menyediakan lingkungan belajar yang layak bagi anak-anak di 10 Kabupaten.

4)         Bantuan Dana Pendidikan untuk 800 siswa SD di beberapa Kabupaten/Kota.

Dukungan 25.000 Paket Nutrisi Susu Pertumbuhan bagi siswa PAUD di Jambi, Sumatera Selatan, dan Lampung.

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )